Thursday, March 11, 2010

Penerapan Metode Pembelajaran Struktural Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Hasil Belajar Biologi Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pagak.

KATA PENGANTAR
ABSTRAK


Cahyani, Restu Wulan. 2008. Penerapan Metode Pembelajaran Struktural Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Hasil Belajar Biologi Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pagak. Skripsi, Jurusan Biologi, Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H Soedjono Basoeki M.Pd (II) Dra. Susilowati, M.S.

Kata kunci: Think Pair Share, Kemampuan berpikir, Hasil belajar

            Observasi awal dan wawancara dengan pihak SMA Negeri 1 Pagak, Malang yang dilakukan pada tanggal 6 Februari 2008 menunjukkan bahwa pembelajaran yang sering dilakukan adalah ceramah dan tanya jawab. Prestasi belajar siswa masih kurang karena ada 14 siswa yang belum tuntas. Pada saat tanya jawab hanya 2 sampai 3 siswa saja yang bertanya. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikirnya masih rendah. Pembelajaran dengan ceramah kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir siswa karena siswa cenderung menerima semua materi tanpa pemikiran lebih lanjut. Kemampuan berpikir siswa perlu diberdayakan karena berpikir sangat diperlukan didalam segala aspek kehidupan untuk menyelesaikan persoalan hidup yang kompleks. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah yang ditemukan di dalam kelas adalah dengan menerapkan metode pembelajaran struktural TPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar biologi siswa.
             Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri dari dua siklus. Siklus I dan Siklus II ditempuh selama lima kali pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada Siklus I dan Siklus II diterapkan model pembelajaran kooperatif TPS. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem reproduksi I (struktur dan fungsi alat reproduksi serta proses pembentukan sel kelamin) dan sistem reproduksi II (menstruasi, fertilisasi, kehamilan, kelahiran, kontrasepsi, serta kesehatan reproduksi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir siswa mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari Pra-siklus ke Siklus I dan Siklus II, skor tes rata-rata kelas pada Pra-siklus sebesar 72, skor tes rata–rata kelas pada Siklus I sebesar 74,14, dan pada Siklus II sebesar 84,78. Pada Pra-siklus persentase ketuntasan 61,11%, pada Siklus I persentase ketuntasan 66,67%, sedangkan pada Siklus II persentase ketuntasan 86,11%.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran TPS dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar biologi Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pagak. Saran yang dapat diberikan bagi guru mata pelajaran biologi SMA Negeri 1 Pagak, adalah menerapkan metode pembelajaran struktural TPS sebagai pembelajaran alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar siswa.