Wednesday, September 2, 2009

RPP 3.3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


 

Mata Pelajaran    : Biologi

Kelas / Semester    : X / 2

Alokasi waktu    : 6 jam pelajaran

Standar Kompetensi    : Memahami Manfaat Keanekaragaman Hayati

Kompetensi Dasar     : Mendeskripsikan ciri-ciri divisio dalam tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi.

Indikator Kompetensi :

  1. Menjelaskan bentuk makroskopis dari Fucus dan Sargassum.
  2. Menjelaskan siklus hidup Spirogyra dan peranan Alga.
  3. Menjelaskan bentuk makroskopis morfologi lumut.
  4. Menyebutkan pembagian kelas lumut.
  5. Menyebutkan peranan tumbuhan lumut.
  6. Menjelaskan siklus hidup tumbuhan lumut.
  7. Menjelaskan pembagian kelas Paku.
  8. Menyebutkan peranan tumbuhan Paku.

  9. Menjelaskan bentuk alat perkembangbiakan pada Pinus mercusii (strobilus).
  10. Menyebutkan pembagian kelas dan peranan Gymnospermae dalam kehidupan.
  11. Menjelaskan siklus hidup Gymnospermae.
  12. Menjelaskan perbedaan tumbuhan monokotil dengan dikotil.
  13. Menyebutkan peranan tumbuhan Angiospermae.
  14. Menjelaskan bagian-bagian dari bunga lengkap.


     


 

I. Tujuan Pembelajaran    

Setelah mempelajari materi tentang ciri-ciri divisio dalam tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup siswa dapat dengan tepat:

  1. Menjelaskan bentuk makroskopis dari Fucus dan Sargassum.
  2. Menjelaskan siklus hidup Spirogyra dan peranan Alga.
  3. Menjelaskan bentuk makroskopis morfologi lumut.
  4. Menyebutkan pembagian kelas lumut.
  5. Menyebutkan peranan tumbuhan lumut.
  6. Menjelaskan siklus hidup tumbuhan lumut.
  7. Menjelaskan pembagian kelas Paku.
  8. Menyebutkan peranan tumbuhan Paku.

  9. Menjelaskan bentuk alat perkembangbiakan pada Pinus mercusii (strobilus).
  10. Menyebutkan pembagian kelas dan peranan Gymnospermae dalam kehidupan.
  11. Menjelaskan siklus hidup Gymnospermae.
  12. Menjelaskan perbedaan tumbuhan monokotil dengan dikotil.
  13. Menyebutkan peranan tumbuhan Angiospermae.
  14. Menjelaskan bagian-bagian dari bunga lengkap.


     

Pertemuan I (Pertama )

Indikator Kompetensi    :

  • Menjelaskan bentuk makroskopis dari Fucus dan Sargassum.
  • Menjelaskan siklus hidup Spirogyra dan peranan Alga.

Alokasi waktu        : 45 menit

A. Tujuan Pembelajaran

Diharapkan siswa mampu:

  1. Menjelaskan bentuk makroskopis dari Alga
  2. Menjelaskan siklus hidup Alga dan peranan Alga.
  3. Berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.
B. Materi Pembelajaran    : Plantae

    Sub materi    : Alga

  1. Ciri-ciri Alga
  2. Pembagian kelas Alga
  3. Peranan Alga

C. Metode Pembelajaran    : Praktikum dan Diskusi Kelas.

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran
    1. Kegiatan awal (5 menit)
  • Guru bertanya "Siapa diantara kalian yang pernah melihat atau makan rumput laut?"
  • Guru bertanya "Termasuk apakah rumput laut tersebut?"
  1. Kegiatan inti (30 menit)
  • Guru menunjukkan awetan basah Fucus sp. dan Sargasssum sp. yang telah dibawa.
  • Guru meminta siswa untuk menyebutkan ciri-ciri morfologi (bentuk dan warna) dari Fucus sp. dan Sargassum sp.
  • Guru membimbing diskusi kelas mengenai ciri-ciri, pembagian kelas dan peranan Alga.
  1. Kegiatan Penutup (5 menit)
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan.


     

E. Evaluasi (5menit)

  • Guru memberikan postest untuk mengukur tingkat ketercapaian siswa dalam menangkap konsep pelajaran yang telah disampaikan.
  1. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Alat:

  1. Pinset,
  2. Gelas Arloji,
  3. Nampan.

2. Bahan:

Awetan basah Fucus sp. dan Sargassum sp.

3. Sumber:

  • Sudjadi, B dan Laila, S. 2004. Biologi. Sains Dalam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira.
  • Moertolo, A dkk. 2004. Tumbuhan Berbiji. Malang: UM


     

  1. Tehnik Penilaian

    a. Soal test


     

Indikator Kompetensi    :

  • Menjelaskan bentuk makroskopis morfologi lumut.
  • Menyebutkan pembagian kelas lumut.
  • Menyebutkan peranan tumbuhan lumut.
  • Menjelaskan siklus hidup tumbuhan lumut.

Alokasi waktu        : 45 menit


 

A. Tujuan Pembelajaran

Diharapkan siswa mampu:

  1. Menjelaskan bentuk makroskopis morfologi lumut.
  2. Menyebutkan pembagian kelas lumut.
  3. Menyebutkan peranan tumbuhan lumut.
  4. Menjelaskan siklus hidup tumbuhan lumut.
  5. Berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.


     

B. Materi Pembelajaran    : Plantae

    Sub materi    : Lumut

  1. Ciri-ciri Lumut
  2. Pembagian kelas Lumut
  3. Peranan Lumut


     

C. Metode Pembelajaran    : Praktikum dan Diskusi Kelas.


 


 

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran
    1. Kegiatan awal (5 menit)
  • Guru bertanya "Siapa diantara kalian yang pernah melihat dinding tembok yang berwarna hijau?"
  • Guru bertanya "Tumbuhan apakah yang berwarna hijau tersebut?"


 

  1. Kegiatan inti (25 menit)
  • Guru menunjukkan lumut Riccia sp., Marchantia sp. dan Antoceros sp. yang mewakili ketiga kelas lumut.
  • Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok dan membimbing siswa praktikum morfologi dan alat perkembangbiakan pada ketiga kelas lumut tersebut.
  • Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil pengamatannya dalam bentuk laporan sederhana.
  • Guru membimbing diskusi kelas mengenai ciri-ciri, pembagian kelas, siklus hidup dan peranan lumut.
  1. Kegiatan Penutup (5 menit)
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan.

E. Evaluasi (10 menit)

  • Guru memberikan postest untuk mengukur tingkat ketercapaian siswa dalam menangkap konsep pelajaran yang telah disampaikan.

F.Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Alat:

  1. Silet,
  2. Tusuk gigi,
  3. Lup.

2. Bahan:

Riccia sp., Marchantia sp. dan Antoceros sp.

3. Sumber:

  • Sudjadi, B dan Laila, S. 2004. Biologi. Sains Dalam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira.
  • Moertolo, A dkk. 2004. Tumbuhan Berbiji. Malang: UM
  1. Tehnik Penilaian

    1. Soal test
    2. Laporan hasil pengamatan
    3. Makalah sederhana peranan lumut

Pertemuan II (Kedua)

Indikator Kompetensi    :

  • Menjelaskan pembagian kelas Paku.
  • Menyebutkan peranan tumbuhan Paku.

Alokasi waktu        : 45 menit


 

A. Tujuan Pembelajaran

Diharapkan siswa mampu:

  1. Menjelaskan pembagian kelas Paku.
  2. Menyebutkan peranan tumbuhan Paku.
  3. Menjelaskan siklus hidup tumbuhan Paku.
  4. Berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.


     

B. Materi Pembelajaran    
Materi pokok    : Plantae

    Sub materi    : Paku

  1. Ciri-ciri Paku
  2. Pembagian kelas Paku
  3. Peranan Paku


     

C. Metode Pembelajaran    

Diskusi Kelas.


 

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran


 

  1. Kegiatan awal (5 menit)


 


 

  • Guru bertanya "Siapa diantara kalian yang mempunyai tanaman suplir atau pakis di rumah?"
  • Guru bertanya "Tumbuhan suplir termasuk dalam jenis tumbuhan apa?"


     


     

  1. Kegiatan inti (25 menit)
  • Guru menunjukkan tumbuhan Paku Psilotum sp., Equisetum debile, Selaginella sp., Pteris vitata dan Drymoglosum sp.
  • Guru meminta siswa untuk mengamati ke5 macam tumbuhan Paku tersebut.
  • Guru membimbing diskusi kelas mengenai ciri-ciri, pembagian kelas, siklus hidup dan peranan Paku.


     

  1. Kegiatan Penutup (5 menit)
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan.

E. Evaluasi (10 menit)

  • Guru memberikan postest untuk mengukur tingkat ketercapaian siswa dalam menangkap konsep pelajaran yang telah disampaikan.
  1. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Alat:-

2. Bahan:

  • Psilotum sp., Equisetum debile, Selaginella sp., Pteris vitata dan Drymoglosum sp.

3. Sumber:

  • Sudjadi, B dan Laila, S. 2004. Biologi. Sains Dalam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira.
  • Moertolo, A dkk. 2004. Tumbuhan Berbiji. Malang: UM
  1. Tehnik Penilaian

    a. Soal test

    b. Tugas LKS

    Indikator Kompetensi    

  • Menjelaskan bentuk alat perkembangbiakan pada Pinus mercusii (strobilus).
  • Menyebutkan pembagian kelas dan peranan Gymnospermae dalam kehidupan.
  • Menjelaskan siklus hidup Gymnospermae.

Alokasi waktu        : 45 menit


 

Diharapkan siswa mampu:

  1. Menjelaskan bentuk alat perkembangbiakan pada Pinus mercusii (strobilus).
  2. Menyebutkan pembagian kelas dan peranan Gymnospermae dalam kehidupan.
  3. Menjelaskan siklus hidup Gymnospermae.
  4. Berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.
B. Materi Pembelajaran    : Plantae

    Sub materi    : Gymnospermae

  1. Ciri-ciri Gymnospermae
  2. Pembagian kelas Gymnospermae
  3. Peranan Gymnospermae

C. Metode Pembelajaran    : Praktikum dan Diskusi-Presentasi Kelas.

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran
    1. Kegiatan awal (5 menit)
  • Guru bertanya "Siapa diantara kalian yang melihat pinus dan pernah memperhatikan benda seperti ini (sambil menunjukkan strobilus)?"
  • Guru bertanya "Tumbuhan pinus termasuk dalam jenis tumbuhan apa?"


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

  1. Kegiatan inti (25 menit)
  • Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok dan membimbing siswa praktikum pengamatan morfologi strobilus jantan dan betina pada Pinus mercusii.
  • Guru meminta salah satu kelompok untuk presentasi di depan kelas mengenai morfologi strobilus Pinus mercusii.
  • Guru membimbing diskusi kelas mengenai ciri-ciri, pembagian kelas, siklus hidup dan peranan Paku.
  1. Kegiatan Penutup (5 menit)
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan.

E. Evaluasi (10 menit)

  • Guru memberikan postest untuk mengukur tingkat ketercapaian siswa dalam menangkap konsep pelajaran yang telah disampaikan.
  1. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

    1. Alat:
  • Silet
  1. Bahan:
  • Strobilus Pinus mercusii jantan dan betina
  1. Sumber:
  • Sudjadi, B dan Laila, S. 2004. Biologi. Sains Dalam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira.
  • Moertolo, A dkk. 2004. Tumbuhan Berbiji. Malang: UM
  1. Tehnik Penilaian

    1. Soal test
    2. Tugas LKS


 

Pertemuan III (ketiga)

Indikator Kompetensi    :

  • Menjelaskan perbedaan tumbuhan monokotil dengan dikotil.
  • Menyebutkan peranan tumbuhan Angiospermae.
  • Menjelaskan bagian-bagian dari bunga lengkap.

Alokasi waktu        : 90 menit

A. Tujuan Pembelajaran

Diharapkan siswa mampu:

  1. Menjelaskan perbedaan tumbuhan monokotil dengan dikotil.
  2. Menyebutkan peranan tumbuhan Angiospermae.
  3. Menjelaskan bagian-bagian dari bunga lengkap.
  4. Berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.
B. Materi Pembelajaran    : Plantae

    Sub materi    : Angiospermae

  1. Ciri-ciri Angiosperame
  2. Pembagian kelas Angispermae
  3. Perbedaan monokotil dan dikotil
  4. Peranan Angiospermae

C. Metode Pembelajaran    : Praktikum dan Diskusi-Presentasi Kelas.

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran
    1. Kegiatan awal (5 menit)
  • Guru bertanya "Siapa diantara kalian yang mempunyai tanaman bunga sepatu dirumah?"
  • Guru bertanya "Tanaman bunga sepatu termasuk monokotil ataukah dikotil?"
  1. Kegiatan inti (70 menit)
  • Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok dan membimbing siswa praktikum identifikasi perbedaan tumbuhan monokotil dengan dikotil (tanaman jagung dengan tanaman lombok) dan identifikasi bgian-bagian bunga lengkap (bunga sepatu).
  • Guru meminta salah satu kelompok untuk maju ke depan kelas presentasi mengenai hasil dari identifikasi yang telah dilakukan.
  • Guru membimbing diskusi kelas mengenai ciri-ciri, pembagian kelas, perbedaan monokotil dan dikotil, dan peranan Angiospermae.


 

  1. Kegiatan Penutup (10 menit)
  • Guru memberikan hasil rangkuman dari penjelasan yang telah diberikan.
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan.

E. Evaluasi

  • Guru memberikan postest untuk mengukur tingkat ketercapaian siswa dalam menangkap konsep pelajaran yang telah disampaikan.
  1. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

    1. Alat:
  • Silet
  • Lup
  1. Bahan:
  • Tanaman jagung, tanaman lombok dan bunga sepatu.
  1. Sumber:
  • Sudjadi, B dan Laila, S. 2004. Biologi. Sains Dalam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira.
  • Moertolo, A dkk. 2004. Tumbuhan Berbiji. Malang: UM
  1. Tehnik Penilaian

    a. Soal test

    b. Tugas LKS

    Pilihlah Salah Satu Jawaban Yang Paling Tepat Dengan Memberi Tanda (X)

Berikut ini ciri-ciri yang sesuai untuk tumbuhan dikotil adalah…

  1. Tulang daun sejajar atau melengkung.
  2. Bagian-bagian bunga berjumlah 3 atau kelipatannya.
  3. Letak berkas pembuluh melingkar.
  4. Letak berkas pembuluh menyebar.
  5. Batang dan akarnya tidak mengalami pertumbuhan sekunder.

Gnetum
gnemon termasuk ke dalam tumbuhan….

  1. Monokotil
  2. Dikotil
  3. Gymnospermae
  4. Angiospermae
  5. Pteridophyta.

Dikotil dapat dibedakan dari monokotil berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur di bawah ini, kecuali….

  1. Tulang daun
  2. Jumlah bagian-bagian bunga
  3. Ada tidaknya kambium
  4. Susunan sel akar
  5. Cara tumbuh bijinya.

1. Getah pinus sebagai terpentin,

2. Getah pinus sebagai semir,

3. Getah pinus sebagai pentol korek api,

4. Kayu pinus sebagai bahan baku kertas.

Dari pernyataan di atas, maka manakah yang merupakan peranan dari tumbuhan pinus?

  1. 1 dan 2            d. 1 dan 3
  2. 1 dan 4            e. 2 saja
  3. 3 saja

Kelompok tumbuhan mana yang merupakan tumbuhan berpembuluh?

  1. Tumbuhan paku & tumbuhan biji.
  2. Tumbuhan lumut & tumbuhan biji terbuka.
  3. Tumbuhan biji tertutup & alga.
  4. Tumbuhan biji & tumbuhan lumut.
  5. Tumbuhan lumut & alga.

Jika pada saat terjadinya penyerbukan, serbuk sari berasal dari bunga lain tetapi masih dalam satu pohon maka dinamakan penyerbukan…

  1. Autogami        
  2. Hibridogami
  3. Allogami        
  4. Poligami
  5. Geitonogami

Tipe perkecambahan pada tumbuhan dikotil adalah…

  1. Hipogeus        
  2. Allogeus
  3. Epigeus    
  4. Gembageus
  5. Semigeus

Kumpulan dari kantong-kantong sari dan bakal biji pada tumbuhan pinus disebut…

  1. Sorus            
  2. Strobilus
  3. Sinangium        
  4. Sinandrium
  5. Sisik

Pinus merupakan tumbuhan monoceus, karena…

  1. Strobilus ♂ terletak pada ujung cabang dan strobilus ♀ terletak pada pangkal daun.
  2. Stobilus ♂ terletak pada pangkal daun dan strobilus ♀ terletak pada ujung cabang.
  3. Strobilus ♂ dan ♀ terletak pada pangkal daun.
  4. Strobilus ♂ dan ♀ terletak pada satu cabang pinus.
  5. Strobilus ♂ dan ♀ terletak pada satu tumbuhan pinus.

10 

Mengapa tumbuhan dikotil dapat dicangkok?

  1. Karena memiliki batang.
  2. Karena memilki buku/nodus yang jelas.
  3. Karena memiliki kambium.
  4. Karena memiliki akar tunggang.
  5. Karena memiliki ikatan pembuluh kolateral tertutup.

Kunci jawaban

1.C

2. C

3. D

4. B

5. A

6. E

7. C

8. B

9. E

10. C